Jumat, 19 Juni 2009

Debat Capres, sejarah baru buat pemilu di Indonesia

Debat capres yang ditayangkan Trans TV, Trans7, dan Metro kemarin malam memang sangat penting dilaksanakan agar rakyat bener-bener tahu apa visi misi dan program-program calon pemimpin Indonesia dalam kurun waktu 5 tahun ke depan. tema yang diusung adalah Supremasi Hukum dan Tata Pemerintahan Yang Bersih. sangat menarik menurutku, telah kita ketahui bahwa hukum dan peraturan di negara ini layaknya diciptakan untuk dilanggar, serta pemerintahan di Indonesia ini yang sudah terjangkit virus-virus korupsi. mau dibawa kemana negara kita ini kalau orang-orangnya seperti ini??
Di sini aku cuma mau mereview apa yang aku liat dan aku dengar kemarin malam di tivi, buat temen-temen yang miss, gak sempet luangin waktu buat liat debat capres kemarin kan bisa baca di blognya LhyA, walaupun sebenarnya di koran pasti juga ada sih...tapi kan siapa tahu ada yang lagi tongpes jadi gak bisa beli koran... ^_~
Ibu Mega menyatakan visi misinya dalam hal tata kelola pemerintahan yang bersih adalah dengan "pembangunan mental bangsa". Semoga saja ya Bu hal ini dapat tercapai, menatl bangsa yang sudah drop bisa dibangun lagi untuk negara tercinta kita ini. selanjutnya dalam supremasi hukum, Ibu Mega mengemukakan 5 misinya yaitu dengan melayani dan mengayomi masyarakat dengan baik, merenovasi birokrasi yang ada, kesejahteraan diperbaiki, meningkatakan SDM, Mempertahankan demokrasi dan HAM untuk mencapai visi keadilan dan tanpa pembedaan dalam hal supremasi hukum.
Tidak jauh berbeda, SBY dalam tata pemerintahan yang bersih menyatakan harus ada tata pemerintahan yang baik secara terus-menerus, renovasi birokrasi dan hapus KKN. dalam hal supremasi hukum, Beliau dalam programnya akan merevormasi supremasi hukum secara menyeluruh, budaya hukum harus dibangun secara stuktural dan kultural, serta politik yang tidak diskriminatif.
Sedangkan JK, capres dengan nomor urut 3 ini mengharuskan pemerintahan yang efektif dari atas ke bawah tapi aspirasi rakyat tetap tersampaikan dari bawah ke atas, personal pemerintah harus disiplin, semua tugas pemerintah harus ada target tujuan dan waktu, itu untuk tata pemerintahan yang bersih. dan untuk supremasi hukum harus disinkronkan dengan kepemimpinan yang baik.
Para capres juga dimintai solusi atas problem-problem di Indonesia menyangkut tema dari debat capres tersebut. Seperti pada kasus Pemberantasan Korupsi, capres yang juga masih menjabat sebagai Presiden RI, SBY akan mempercepat agar UU Tipikor dapat disahkan dengan segera dan jika hal itu tidak memungkinkan bisa dikeluarkan Perpu. hal demikian juga diungkapkan oleh JK, sedangkan Ibu Mega mempunyai pandangan lain yaitu dengan menggunakan UU yang sudah ada terlebih dahulu.
Masalah lain yang ditayangkan moderator, Anies B-rektor Universitas Paramadina- adalah mengenai angkatan bersenjata yang dewasa ini sering menghadapi problem karena satu per satu pesawatnya mengalami kecelakaan. para capres diminta untuk memperkirakan berapa alokasi dana dan apa langkah strategis yang harus ditempuh? menurut JK, anggaran dana harus efektif dan mengevaluasi alusista yang masih bisa dipakai. Mega mengharuskan adanya prioritas terhadap anggaran, sedangkan SBY sependapat dengan Mega bahwa harus ada prioritas.beliau menyebutkan bahwa untuk anggaran angkatan bersenjata ini dinaikkan dari 35 T menjadi 120 T secara bertahap.
Masalah selanjutnya yang harus dicari solusinya adalah kasus Lumpur Lapindo yang selama 3 tahun ini tidak menuai hasil apapun.menurut Megawati, seharusnya pemerintah mengambil alih, dalam radius berapa meter harus ada relokasi sehingga bisa diminimalisir akibat buruknya agar tidak terbengkalai seperti saat ini.Lain lagi pendapat dari SBY, Beliau akan mereview apa ytang sudah dlakukan selama ini, apa yang bisa terus dilakukan ya dilakukan selebihnya akan ada solusi lain yang lebih baik dan memberi bantuan serta pembangunan infrastruktur. Sedangkan solusi yang dikeukakan Jk lebih menyorot pada inti pokoknya yaitu dengan menghentikan penyebab semburan lumpur, jika perlu didatangkan ahli terbaik dunia untuk mengatasi masalah ini.
Selanjutnya pada sesi terakhir JK dihadapkan pada persoalan pungli. bagaimana penanganan pungli yang "lebih cepat lebih baik" sesuai dengan slogan JK-Wir? Menurut Beliau harus ada ijin yang jelas, memperbaiki kesejahteraan PNS agar tidak perlu pungli dan tiap ada pelanggaran harus ada sanksi yang jelas sehungga lebih transparan dan akuntable.
Untuk Megawati yang mempunyai slogan pro rakyat ini menanggapi pertanyaan tentang langkah untuk melindungi WNI yang bekerja di LN. Dalam hal ini beliau memberikan perlindungan yang lebih baikdan ketat, serta memperketat pengiriman TKW terutama TKW ilegal.
Yang terakhir adalah problem HAM di masa lalu yang ,menjadi ganjalan untuk masa depan jika tidak terselesaikan, solusi yang diberikan SBY adalah dengan duduk bersama, membangun konsensus, dengan begitu pasti ada solusi yang lebih baik. jika pengadilan tidak bisa mengatasi masih ada peluang di luar justice yang lebih baik yaitu kebenaran dan rekonsiliasi.
Kalau menurutk ketiga capres kita mempunyai ide-ide yang bagus dan brilian. masing-masing capres mempunyai program yang sebagian mirip dan mendukung. Tapi persoalanya, boleh ide mereka cemerlang, namun bagaimana melaksanakan ide tersebut sehingga mencapai tujuan yang diinginkan??pastinya susah. Semoga saja pemilu kali ini mendapatkan pemimpin yang terbaik. Untuk mnegharapkan Indonesia yang maju tentu kita tidak hanya berpangku tangan dan menyerahkan semua pada presiden dan pemerintahan kan?? Dimulai dari diri kita sendiri pastinya agar cita-cita proklamasi dapat tercapai. ^_^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar